Perkuat Kapasitas Basarnas agar Mampu Menjawab Berbagai Potensi Kedaruratan

20 JULI 2026, 07:10:18 WIB 2 MENIT BACA 114
Perkuat Kapasitas Basarnas agar Mampu Menjawab Berbagai Potensi Kedaruratan

BANTUL (20 Juli): Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki tingkat kunjungan wisatawan tinggi tapi karakteristik wilayahnya rawan bencana. Oleh karena itu, penguatan kapasitas Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) perlu ditingkatkan karena menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keamanan kawasan wisata. 

"Yogyakarta memiliki karakteristik multi hazard region, mulai dari ancaman erupsi Gunung Merapi, gempa bumi, kecelakaan di kawasan tebing, hingga potensi kedaruratan di wilayah pesisir yang membutuhkan dukungan Basarnas dengan kapasitas yang memadai," ungkap anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Erna Sari Dewi, seusai mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V ke Kantor Basarnas Yogyakarta, Jumat (17/7/2026). 

Menurut legislator NasDem dari Dapil Bengkulu itu, sebagai salah satu destinasi wisata utama di Indonesia, maka Yogyakarta perlu mendapat perhatian khusus mengingat jika bicara pariwisata maka juga bicara soal keamanan wisatawan yang ingin berwisata di sini. 

Lebih jauh Erna menjelaskan tingginya aktivitas pariwisata di Yogyakarta menjadikan kesiapsiagaan Basarnas sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat maupun wisatawan. Menurutnya, dukungan terhadap Basarnas perlu terus diperkuat agar mampu menjawab berbagai potensi kedaruratan yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah dengan karakteristik risiko yang beragam.

"Tentu ini dibutuhkan dukungan secara politis juga dan tentu dukungan anggaran terkait bahwa memang kapasitasnya harus diperkuat dan kelasnya harus ditingkatkan," lanjut Erna

Selain penguatan kapasitas kelembagaan, Erna juga menilai edukasi kebencanaan kepada masyarakat perlu mendapat perhatian lebih. Ia menyoroti pentingnya program SAR Go to School dan berbagai kegiatan sosialisasi lebih digalakan agar masyarakat memiliki pengetahuan dasar mengenai tindakan penyelamatan ketika menghadapi bencana maupun keadaan darurat.

"Kalau SAR Go to School ini menurut saya sangat penting karena bagaimana kita melakukan penyelamatan diri, perlu diperkenalkan dan perlu di sosialisasikan kepada masyarakat," tegasnya.

Menurut Erna, keselamatan masyarakat merupakan amanat konstitusi yang harus diwujudkan melalui dukungan terhadap lembaga-lembaga yang menjalankan tugas kemanusiaan. Oleh karena itu, ia berharap penguatan kapasitas Basarnas tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan institusi, tetapi juga sebagai investasi negara dalam memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat, termasuk mereka yang beraktivitas dan berwisata di berbagai daerah rawan bencana. (dpr.go.id/*)