Sahroni Desak Polda Metro Jaya Berantas Pencurian Besi di Fasilitas Umum

08 JULI 2026, 07:20:06 WIB 2 MENIT BACA 18
Sahroni Desak Polda Metro Jaya Berantas Pencurian Besi di Fasilitas Umum

JAKARTA (8 Juli): Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mendesak Polda Metro Jaya segera memberantas pelaku pencurian besi di fasilitas umum (fasum) seperti jembatan penyeberangan orang (JPO) dan taman di wilayah Jakarta karena membahayakan keselamatan masyarakat.

"Aksi orang-orang ini bisa membahayakan nyawa banyak orang. Maka saya minta Polda Metro Jaya serius memberantas pencurian yang berujung pada perusakan fasilitas umum yang sedang marak," ungkap Sahroni dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).

Aksi kriminalitas yang menyasar infrastruktur publik ini dilaporkan semakin marak dan merugikan negara akibat kerusakan yang ditimbulkan. Sedangkan target operasi para pelaku meliputi besi pembatas waduk, penutup gorong-gorong, hingga struktur JPO yang jika terus dibiarkan akan membuat aksi mereka semakin meluas.

"Mulai dari besi pembatas waduk, besi penutup gorong-gorong, besi di JPO, dan sebagainya. Mulanya mungkin mereka beraksi satu-dua kali, tapi kalau dibiarkan akan terus berulang dan semakin merajalela," ucap Sahroni.

Legislator NasDem dari Dapil Jakarta III (Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu) itu juga mendorong aparat kepolisian memanfaatkan ribuan kamera pengawas (CCTV) yang tersebar di Jakarta untuk mengidentifikasi serta menangkap komplotan pencuri tersebut demi menjamin hak warga atas fasilitas yang aman.

"Negara juga dirugikan karena harus terus memperbaiki fasilitas yang dirusak, sementara masyarakat menjadi korban karena kehilangan hak untuk menggunakan fasilitas umum yang aman dan layak. Apalagi Jakarta kan sudah memiliki ribuan CCTV yang tersebar di banyak lokasi. Saya harap kepolisian memanfaatkannya secara maksimal untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku," tutur dia.

Aksi pencurian ini salah satunya terdeteksi di taman bawah kolong jalan layang (flyover) Kampung Melayu, Jakarta Timur, berupa hilangnya pagar besi taman secara berturut-turut dalam beberapa hari terakhir hingga videonya viral di media sosial. (askar/*)