Jakarta - Untuk meningkatkan kualitas kerja kedewananan, Pimpinan DPR menggagas wacana pembentukan sekolah parlemen. Wacana ini diungkapkan oleh Ketua DPR Ade Komarudin kepada awak media seusai rapat pimpinan DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (25/8) kemarin. ‎ Dia menjelaskan, agar kinerja anggota legislatif lebih berkualitas dalam menjalani fungsi serta memenuhi ekspektasi publik kepada wakil-wakilnya di Senayan, maka dinilai perlu membuat sekolah parlemen. Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPR RI Syarief Abdullah Alkadrie menilai gagasan itu cukup baik. "Kalau diambil dari sisi niatnya, saya nilai wacana ini positif karena bertujuan untuk meningkatkan kualitas anggota DPR melakukan tugas dan fungsi legislasi,"katanya saat dihubungi, Jum'at (26/8). Apalagi, menurut Syarief, dengan tiga fungsi yang diemban oleh DPR yakni kewenangan anggaran, legislasi, pengawasan, sangat diperlukan anggota DPR yang paham dan cakap dalam menjalani fungsinya itu. "Karena tugas kita cukup besar dalam menanggung amanah serta aspirasi dari seluruh rakyat Indonesia," tutur anggota Komisi Perhubungan dan Infrastruktur DPR RI. Gagasan sekolah parlemen bagi Politisi NasDem ini bukanlah suatu hal baru. Selama ini Partai NasDem sudah melakukan hal tersebut melalui sekolah legislaif yang wajib diikuti oleh seluruh kadernya. "Wah, kalau kita di Partai NasDem sudah lebih dahulu melakukan secara rutin dan berkala. Ini sudah menjadi hal yang pakem dan wajib diikuti bagi setiap anggota dewan NasDem," tutur legislator dari Kalimantan Barat ini. Meski demikian, Syarief melihat, padatnya tugas kedewanan harus dipertimbangkan dalam merealisasikan sekolah parlemen. Hal ini agar gagasan ini bisa direalisasi secara baik dan optimal. "Apakah kira-kira bisa efektif tidak dengan padatnya tugas kedewanan? Jangan nantinya ini setelah dianggarkan dalam APBN, malah tidak bisa dilaksanakan," ungkapnya. Selain itu, Syarief mengusulkan sebaiknya pelaksanaan dari sekolah parlemen ini diserahkan kepada partai saja. "Baiknya, partai lain tiru saja cara NasDem berpartai. Dengan sekolah legislatifnya, NasDem menggembleng kader-kader Partai yang duduk di lembaga legislasi," pungkasnya.