JAKARTA (13 Juli): Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni memastikan pihaknya akan mengawasi semua proses penggeledahan dan pemeriksaan dalam penanganan tiga kasus korupsi besar yang tengah ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Polda Metro Jaya. “Saya mengingatkan bahwa jangan sampai karena ulah oknum, keharmonisan kedua institusi penegak hukum utama di Indonesia jadi rusak," ujar Sahroni dalam keterangannya, Senin (13/7/2026). Saat ini, Polri tengah menangani kasus megakorupsi terkait suplai batu bara, Asabri, dan Krakatau Steel, dengan 15 saksi yang telah diperiksa. Berkaitan dengan kasus itu pula, terdapat 12 titik yang telah digeledah polisi di wilayah Jakarta dan Sentul. Legislator NasDem dari Dapil Jakarta III itu menegaskan bahwa pengawasan langsung Komisi III DPR dalam penggeledahan kasus itu adalah untuk memastikan transparansi hukum terkait perkara hukum yang menyita perhatian publik. Jadi, lanjutnya, ini adalah bagian pengawasan dalam aspek perkara hukum yang menjadi perhatian publik. "Tujuannya agar tidak ada informasi yang disalahgunakan oleh para oknum yang ingin membenturkan institusi penegak hukum kita,” ujarnya.Lebih lanjut, tambah Sahroni, Komisi III DPR pun memastikan seluruh rangkaian kasus ini akan diusut tuntas secara objektif dan transparan, agar publik mengetahui kejelasannya. “Pokoknya Komisi III akan memastikan proses pengusutan kasus ini transparan, terang benderang dan tidak ada yang ditutup-tutupi. Karena masyarakat berhak tahu setiap perkembangan kasus ini,” pungkasnya. (askar/*)