JAKARTA (17 Desember): Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, maka para pejabat negara diminta menjaga jarak dengan perwakilan negara yang dipimpin Presiden Reuven Rivlin tersebut. "Perlu diingatkan kepada seluruh pejabat dan aparat pemerintahan Indonesia agar tidak boleh melakukan hubungan atau kontak resmi apa pun dengan pejabat atau aparat pemerintahan Israel," ujar anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi NasDem, M Farhan, Rabu (16/12). Legislator NasDem itu mengingatkan amanat konstitusi Indonesia, yakni menjunjung tinggi kemerdekaan. Untuk itu, kata dia, tidak ada alasan untuk menjalin hubungan diplomasi dengan negara penjajah. "Maka selama Israel menjajah Palestina, Indonesia tidak akan menjalin hubungan diplomatik," tegas Farhan. Wakil rakyat dari dapil Jawa Barat I (Kota Bandung, Kota Cimahi) itu mengapresiasi keputusan pemerintah terkait isu yang berkembang soal hubungan diplomatik dengan Israel. Pemerintah diminta konsisten menjalankan komitmen tersebut. "Kita semua harus menjaga amanat itu secara bersama sebagai satu bangsa berdaulat, seperti yang dimaklumatkan oleh Presiden Soekarno," ujar dia. Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menegaskan Indonesia tidak akan menormalisasi hubungan dengan Israel. Pernyataan Retno menjawab klaim media Israel yang mengatakan Indonesia dan Oman akan menormalisasi hubungan dengan Tel Aviv. "Saya tegaskan, hingga saat ini tidak terdapat niatan Indonesia untuk membuka hubungan diplomasi dengan Israel," tegas Retno dalam jumpa pers secara virtual di Jakarta, Rabu (16/12).(medcom/*)