YOGYAKARTA (30 Desember): Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, Subardi meninjau salah satu fasilitas tes Covid-19 di Intibios Laboratorium, Jalan Godean Sleman, DIY, Rabu (30/12). Dalam kunjungan itu Legislator NasDem tersebut berbincang dengan petugas medis dan sejumlah warga yang mengantri mengikuti tes Covid 19. Subardi juga melihat cara kerja Intibios Laboratorium yang mampu melayani berbagai tes Covid, hingga mencapai 1000 sampel per hari. “Fasilitas di sini modern dan lengkap. Saya apresiasi dengan kerja keras tim medis yang mampu melayani berbagai tes Covid 19, hingga mencapai 1000 sampel per hari,†kata Subardi yang saat itu juga dites polymerase chain reaction atau PCR sebagai metode pemeriksaan Covid 19 yang direkomendasikan WHO. Wakil rakyat dari dapil DIY itu berinisiatif meninjau laboratorium tersebut karena DIY menurut Satgas Penanganan Covid-19 mengalami kenaikan kasus positif Covid 19 dibandingkan pekan sebelumnya. Demikian halnya dengan kasus kematian. Kasus positif di DIY melesat dari 1.350 menjadi 1.613 kasus. Sementara angka kematian, DIY termasuk dalam lima provinsi penyumbang terbesar angka kematian pekan ini hingga mencapai 20%, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, Jawa Barat, dan Banten. Intibios Laboratorium melayani berbagai tes Covid-19 seperti Rapid Tes, Swab Antigen, dan PCR. Terdapat laboratorium kontainer level Biosafety Level (BSL)-2 plus yang dapat langsung menganalisis berbagai macam sampel. Subardi menilai, pengendalian Covid 19 memang butuh kerja sama antara pemerintah dengan swasta seperti Intibios. “Kehadiran fasilitas tes yang modern seperti Intibios efektif mengendalikan penyebaran Covid 19 di Yogya sebagai kota wisata. Penanganan yang cepat dan akurat memudahkan upaya tracking, tracing dan testing. Ini penting dalam memetakan sebaran kasus,†jelas Ketua DPW NasDem DIY itu. Menurut salah satu dokter di Intibios, Kirana Dyah Mahardika, berbagai fasilitas medis sangat membantu penanganan Covid 19 secara terpadu. Bahkan, Intibios menjadi laboratorium rujukan dari berbagai klinik dan rumah sakit di Yogya. “Kami bekerja sama untuk memeriksa sampel dari klinik dan rumah sakit. Memang kehadiran Intibios tidak hanya melayani masyarakat, tetapi juga sebagai rujukan. Banyak klinik dan rumah sakit yang kini tidak perlu mengirim sampelnya ke Jakarta lagi,†ujar dokter jebolan UGM itu.(Nizar/*)