Sandiaga Harus Percepat Visi Presiden Terkait Danau Toba

22 DESEMBER 2020, 05:34:41 WIB 2 MENIT BACA 1765
Sandiaga Harus Percepat Visi Presiden Terkait Danau Toba

JAKARTA (22 Desember): Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang baru, Sandiaga Salahuddin Uno, diminta mempercepat visi Presiden Joko Widodo terkait kawasan wisata superprioritas, salah satunya Danau Toba.


“Saya meminta kepada Menteri Pariwisata yang baru untuk mempercepat visi Presiden, secara khusus kawasan Danau Toba,” kata anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem dari daerah pemilihan Sumatera Utara (Sumut) II, Martin Manurung, Selasa (22/12).


Presiden Joko Widodo baru saja menunjuk mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wishnutama Kusubandio. Pengumuman reshuffle kabinet dan pengenalan menteri baru itu dilakukan pada Selasa, (22/12).


Martin Manurung yang juga Wakil Ketua Komisi VI DPR RI ini mengatakan apa yang sudah dicanangkan Presiden harus segera dikebut, karena pariwisata merupakan salah satu sektor andalan negara untuk memulihkan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Martin berharap calon Wakil Presiden yang berpasangan dengan Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 itu sesegera mungkin menguasai lapangan untuk menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada.


“Agar nanti pada saat pandemi Covid-19 ini berakhir, serta tahapan pemulihan ekonomi dimulai, kawasan (wisata superprioritas) itu sudah siap menangkap peluang-peluang,” kata Legislator NasDem tersebut.


Presiden Jokowi telah mencanangkan lima destinasi wisata superprioritas yang akan dikembangkan secara serius. Salah satunya adalah Danau Toba.


Destinasi wisata superprioritas itu merupakan bagian dari program 10 Bali Baru yang dicanangkan Jokowi pada periode pertama masa pemerintahannya. Sejauh ini anggaran yang dikucurkan untuk pengembangan lima destinasi tersebut mencapai total Rp9,35 triliun, dengan anggaran awal sebesar Rp2,98 triliun dan anggaran tambahan sebesar Rp6,36 triliun.


Hari ini, selain memutuskan Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata yang baru, Presiden Jokowi juga mengumumkan lima nama lainnya masuk dalam Kabinet Indonesia Maju menggantikan yang lama. Mereka adalah Tri Rismaharini sebagai Menteri Sosial menggantikan Jualiari Batubara, Sakti Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan menggantikan Edhy Prabowo; Yaqut Cholil Qoumas sebagai Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi; Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan menggantikan Terawan Agus Putranto; dan M Luthfi sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto.(darwis/*)