JAKARTA (30 Desember): Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mendukung langkah tegas pemerintah membubarkan organisasi Front Pembela Islam (FPI) karena dinilai bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku. Rerie, sapaan akrab Lestari, sekaligus mendorong aparatur negara untuk konsisten bersikap tegas dan adil dalam menegakkan hukum untuk semua, demi terjaganya eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Kehidupan berbangsa dan bernegara haruslah didasarkan pada ketentuan yang telah disepakati bersama. Bila ada kelompok masyarakat yang melanggar kesepakatan itu, sudah sewajarnya ditindak tegas," kata Rerie dalam keterangan tertulisnya, menyikapi keputusan pemerintah pada Rabu (30/12) yang melarang FPI beraktivitas di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan terhadap ketegasan pemerintah dalam menertibkan organisasi masyarakat yang dinilai melanggar hukum, menurut Legislator NasDem itu, sangat penting di tengah berbagai tantangan yang sedang dihadapi bangsa saat ini. “Republik Indonesia adalah negara yang multikultural. Di dalamnya berisi beragam cara pandang, bahasa, tradisi, paham, ideologi, hingga aliran keyakinan. Sejak dulu kala, fakta ini sudah diterima oleh bangsa-bangsa di Nusantara sebagai kenyataan yang dijalani dengan penuh kedewasaan. Karena itulah, salah satu bintang penuntun kehidupan berbangsa di negara kita adalah Bhineka Tunggal Ika: kesatuan yang berada di atas keanekaragaman; berbeda-beda namun tetap satu jua,†tegas anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu. Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI itu menambahkan, menjaga eksistensi nilai-nilai yang terkandung dalam empat konsensus kebangsaan, seperti Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kewajiban setiap warga negara. “Apalagi, sejarah membuktikan berbagai ancaman dan tantangan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara, selalu dapat diatasi lewat pengamalan nilai-nilai kebangsaan yang kita miliki,†ujar wakil rakyat dari dapil Jawa Tengah II (Demak, Kudus, Jepara) itu. Karena itu, Rerie mengajak, seluruh elemen bangsa untuk senantiasa menjaga ketertiban, ketentraman, serta keharmonisan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Legislator NasDem itu meminta segenap warga bangsa menghidupkan semangat dialog, toleransi, dan gotong royong di tengah kehidupan keseharian.[*]